Senin, 29 Juni 2009

fakta dan data tianshi 6

6. KATANYA : MLM itu akan mencapai titik jenuh dan berhenti

"Ah itu kan cuma sekarang aja maju, nanti lama kelamaan pasarnya habis dan tutup deh, gak ada lagi yang bisa direkrut"

Pernahkah anda berpikir demikian ?

FAKTANYA : Trend Penjualan MLM dan jumlah distributor terus meningkat
Data WFDSA (WORLD FEDERATION OF DIRECT SELLING ASOCIATION) 2006 menunjukkan bahwa bisnis MLM adalah bisnis global senilai US$ 102.600 milyar per tahun dengan jumlah distributor mencapai 54.22 juta orang, dengan trend transaksi dan jumlah distributor terus meningkat (www.wfdsa.org)

APAKAH MLM AKAN ADA TITIK JENUH

Ada yang mengatakan bahwa MLM akan menemui titik jenuh, kehabisan market dan sebagainya. "Kalau setiap satu orang ajak satu lalu begitu seterusnya lama-lama habis dong marketnya!"

Sebenarnya orang yang berkata demikian terlalu menggeneralisir teori dan menterjemahkan secara bombastis. Orang seperti itu sama saja dengan menyatakan. "Kalau semua orang punya mobil lama-lama jalan tertutup dong dengan mobil!" Kenyataannya di negara kaya yang setiap orang punya mobil malah tidak macet karena jalanan bertingkat-tingkat dan sistem transportasi teratur. Atau sama saja mengatakan "Jangan buat pesawat, kalau semua punya pesawat nanti udara penuh!" toh kenyataannya tidak demikian.

Lalu apakah MLM secara teori akan mengalami titik jenuh
Mari kita hitung :
Di dunia saat ini berdasarkan data WFDSA ada sekitar 58.590.634 orang yang terdaftar sebagai distributor MLM. Jumlah ini rata-rata meningkat 10% setiap tahun. Jumlah penduduk dunia 6 milyar orang dengan pertumbuhan bisa mencapai 100 juta orang setahun. Apakah akan menemui titik jenuh? dan kehabisan market ?

Di Indonesia sendiri tercatat ada 5.427.310 distributor MLM, dan jumlah itupun bukan angka riil karena ada satu nama yang tercantum dua-tiga kali. Penduduk Indonesia sudah mencapai 225 juta orang dan setiap tahun ada 4 juta bayi lahir, artinya : Apakah akan memenui titik jenuh?

FAKTANYA DI TIANSHI : Penjualan yang terus meningkat

Perkembangan Tianshi selalu meningkat dari tahun ke tahun dan market masih terbuka lebar. Sebuah laporan di Biospace (website nutrisi bio-alami) menunjukkan penjualan Tianshi meningkat hingga 754.4%

FAKTANYA DI TIANSHI : Distributor Tianshi tidak perlu khawatir kehabisan market, karena jumlah penyakit selalu bertambah dan jumlah penderita penyakit, Indonesia seringkali menempati urutan 5 besar di dunia.

  1. Diabetes, menurut survei yang dilakukan WHO, Indonesia menempati urutan ke 4 dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah India,Cina dan Amerika. Dengan prevalensi 8.6% dari total penduduk, diperkirakan pada tahun 2025 meningkat menjadi 12.4 juta penderita.
  2. Jumlah penderita TBC di Indonesia hingga kini masih menempati posisi nomor 3 terbesar di dunia setelah India dan Cina.
  3. Prevalensi penyakit hepatitis di Indonesia hingga kini masih cukup tinggi, yaitu berkisar antara 2-20 persen dari total jumlah penduduk (sekitar 4-40 juta jiwa)
  4. Menurut WHO, pada tahun 2000 sekitar 170 juta penduduk dunia terinfeksi virus hepatitis C. Setiap tahun infeksi baru bertambah 3-4 juta orang.
  5. Penderita hepatitis C di Indonesia banyak. Ini karena penularannya sangat cepat. Setiap hari virus hepatitis C mampu mereplikasi diri menjadi 10 trilyun virus. Tak heran bila saat ini ada sekitar 7 tujuh penduduk mengidap virus hepatitis C.
  6. Hepatitis B, setiap tahunnya lebih dari 1 juta orang meninggal dunia disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) dan Indonesia mempunyai jumlah penderita hepatitis B.
  7. Asma, merupakan jenis penyakit kronik dengan jumlah penderita terbanyak. Menurut perkiraan WHO jumlah penderita asma di dunia sebanyak 100 juta hingga 150 juta orang dengan pertambahan penderita 180 ribu pertahun. Depkes memprediksikan jumlah penderita penyakit asma di Indoensia terus meningkat, dari hanya lima persen pada tahun 1996, sekarang dapat mencapai 15 persen. Di Indonesia mencapai 2 juta orang terkena asma.

(Sumber : KATANYA VS FAKTANYA Bagaimana dengan Tianshi ? by ISA)

<<.. Fakta sebelumnya | Fakta selanjutnya ..>>


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sialahkan kawan berkomentar tentang artikelnya...karena komentar kawan sangat berarti bagi blog ini...^_^
Terima Kasih